home disclaimer privacy policy sitemap contact

Tips memilih keramik dinding dapur dan cara membersihkannya

Tuesday, April 26th, 2016

Tips memilih keramik dinding dapur

dapur mewah

1.Merencanakan dinding dapur
Tisp memilih keramik dinding dapur yang pertama yaitu merencanakan dinding dapur. Dalam merencanakan dinding dapur, pertama-tama permukaan dinding haruslah rata dan halus, berwarna terang, tidak lembap, dan mudah dibersihkan. Baru setelah itu, buatlah dinding dari bahan yang kuat, kering, tidak menyerap air, serta dipasang rata tanpa celah atau retak.

Selain itu, dinding dapat dilapisi plesteran atau porselen agar tidak mudah ditumbuhi oleh jamur atau kapang. Keadaan dinding harus dipelihara agar tetap utuh, bersih, dan tidak terdapat debu, lawa lawa, atau kotoran lain yang berpotensi menyebabkan pencemaran pada makanan. permukaan dinding yang sering terkena percikan air, misalnya di tempat pencucian dan tempat peracikan, harus dipasang porselen atau logam anti karat setinggi dua meter dari lantai. Tinggi dua meter sebagai batas jangkauan tangan dalam posisi berdiri sehingga dinding pada jangkauan tersebut masih mudah dibersihkan.

2.Memilih keramik dinding dapur
Tips memilih keramik dinding dapur yang kedua adalah Pilihlah keramik dengan kualitas tinggi. Kecenderungan akan terkena cairan seperti sabun, sampo, ataupun sisa masakan, bahkan cipratan minyak goreng dapat menjadikan keramik cepat kotor. Beberapa jenis keramik kualitas bawah bahkan masih menyisakan pori-pori lembut pada permukaannya. Lewat poripori ini kotoran tadi rneresap ke bagian dalam keramik. Hal ini menjadikan keramik sulit dibersihkan dan tak indah lagi.

Tips memilih keramik dinding dapur

3.Desain dinding dapur
Pilihan untuk material penutup lantai dan dinding dapur yaitu keramik bertekstur kasar, vinil, atau batu alam, sedangkan untuk dinding di belakang kompor dapat dengan mozaic tile. Hindari aplikasi plester kasar atau dinding bertekstur karena dapat menyimpan kotoran dan sulit dibersihkan. Agar tampilan dinding dapur terlihat menarik, dapat dilakukan beberapa trik sederhana. Salah satunya adalah dengan mengombinasikan warna kepingan keramik. Warna gelap dan terang dapat dipadukan dalam susunan kotak catur. Selain itu, tambahan lis sebagai pembatas keramik dengan dinding plesteran juga dapat mempercantik tampilan dapur.

4.Mempercantik dinding dengan mozaik
Kesan cantik dan elegan dapat diaplikasikan dengan cara membuat mozaik pada dinding. Bahan mozaik merupakan salah satu bahan yang tahan panas api dan bertekstur licin sehingga mudah dibersihkan. Untuk keperluan dinding dapur, ukurlah terlebih dahulu berapa banyak mozaik yang dibutuhkan. Patokannya, satu lembar mozaik ukuran 30 cm x 30 cm atau per dus berisi 11 lembar. Untuk pemotongan, cukup menggunting kain kasanya dengan gunting. Selanjutnya, sesuaikan warna mozaik dengan cat dinding atau dengan kitchen sef yang sudah ada. Nlat keramik dapat juga digunakan untuk penyesuaian dengan warna mozaik yang dipilih.

ubin dapur

5.Mengaplikasikan ornamen dinding
Panel belakang dapur akan semakin cantik dengan ornamen dinding berjenis biji-bijian. Ukuran yang dapat dipilih untuk border, misalnya berukuran 5 x 20 cm ataupun 10 x 10 cm. Pilihlah keramik berornamen dan lis sesuai dengan tema ruang, misalnya gambar peralatan makan, bahan makanan atau buahbuahan, termasuk ornamen abstrak atau netral. lngat, serasikan warna lis dengan dinding keramik agar diperoleh kesan chic.

Tips memilih keramik dinding dapur dan cara membersihkannya

Tips Membersihkan marmer
Cairan pemutih pakaian ternyata dapat digunakan untuk membersihkan marmer yang terkena noda. Caranya, tuangkan beberapa tetes cairan pemutih ke permukaan marmer yang terkena noda. Tutupi dengan tisu yang juga telah diberi sedikit cairan pemutih, kemudian rekatkan dengan menggunakan selotip atau lakban. Tunggu beberapa saat hingga noda pindah ke tisu. Ulangi hal ini bila noda terlalu pekat dan masih meninggalkan noda. Setelah beberapa kali, niscaya marmer pun bersih kembali dari noda.

Membersihkan lantai dengan wax
Sebelum membersihkan, campurlah 30 ml sabun cair ditambah 125 ml cuka ke dalam S liter air hangat. Untuk bahan campuran lainnya, gunakan sabun sebelum digunakan untuk membersihkan lantai. Untuk lantai linoleum tanpa wox, gunakan campuran 30 ml sabun cair + 8 Iiter air hangat (tanpa cuka). Untuk menghilangkan wax pada lantai, campurlah washing soda dan air hingga berbentuk krim, lalu gunakan untuk menutupi lantai Biarkanlah kering,kemudian gosokdengan sikatatau spons yang kasar .Jangan lupa menggunakan rubber gloves (sarung tangan). Bilas atau dengan 60 ml cuka yang dicampur ke dalam air.

Membuat f loor wax sendiri
Persiapkan bahan-bahan, seperti 250 ml food grade linseed 60 ml cornouba wax,30 m I beeswax, 1 25 ml cuka, dan beberapa tetes lemon oil atau essentialoil dengan aroma sesuai pilihan.Kemudian,taruhlah semua bahan itu ke dalam double boiler, Ialu panaskan pelan-pelan hingga mendidih dan leleh.Ketika proses ini berlanjut, berhati hatilah karena campura ini mudah terbakar. Begitu wax (lilin) leleh, can.rpur rata dan tuang ke mangkuk tahan panas, kemudian biarkan wax mengeras. Selanjutnya basahi kain lap dengan cuka.Wax yang telah jadi dapat digunankan untuk menggosok dan mengilapkan lantai menggunakan kain lap bercuka tadi.