home disclaimer privacy policy sitemap contact

Perlengkapan kamar tidur untuk kamar tidur utama

Thursday, March 17th, 2016

Perlengkapan kamar tidur untuk kamar tidur utama – Dalam mendesain kamar tidur utama, kebutuhan kamar tidur fungsional adalah poin utama yang perlu diperhatikan. fasilitas apa sajakah yang diinginkan penghuni di kamar tidur utama?  Apakah sebatas tempat untuk istirahat ataukah juga berfungsi sebagai ruang kerja, ruang perpustakaan, maupun fungsi lainnya?

perlengkapan kamar tidur utama

Aspek fungsional inilah salah satu aspek yang menentukan desain kamar tidur utama. Sebagai contoh, apabila penghuni membutuhkan ruang menonton TV di kamar tidur tama, denah atau tata letak furnitur area tempat tidur dengan area menonton TV dapat dipisahkan oleh partisi atau sofa.

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, selain pertimbangan fungsional, mendesain kamar tidur juga perlu mempertimbangkan sifat dan karakter setiap penghuninya. hobi, warna kesukaan, suku atau ras, dan bentuk favorit adalah berapa faktor yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mendesain kamar tidur utama. Faktor faktor tersebut kemudian diapllkaslkan melalui elemen elemen interior yang ada. Elemen interior yang dimaksud mencakup lantai, dinding, dan ceiling.

Sebaiknya perlengkapan kamar tidur utama di lengkapi dengan kamar mandi yang khusus digunakan oleh pengguna kamar tidur utama Hal tersebut mempertimbangkan faktor privasi dan kenyamanan bagi penghuninya, Akan tetapi,lika tidak memiliki kamar mandi di dalam kamar tidur utama karena luas ruang yang terbatas, letakkan kamar tidur utama dekat dengan kamar mandi luar.

Walau berdekatan, area kamar mandi dan kamar tidur sebaiknya dipisahkan oleh area transisi. Area transisi berfungsi untuk memisahkan area basah (kamar mandi) dan area kering kamar tidur). Pemisahan kedua area tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut.

Tambahkan perlengkapan kamar tidur dengan area wardrobe/walking closet. Di area ini biasanya terdapat lemari pakaian dan aksesori lainnya meja dan kursi rias, dan fasilitas duduk agar lebih nyama dalam memilih dan memakai pakaian, Membagi kamar mandi menjadi dua area, yaitu area basah dan area kering. Area basah terdiri dari fasiitas shower bathtub. Sementara area kering terdapat fasilitas dan kloset. Pemisahan tersebut bertujuan agar badan yang masih basah sehabis mandi tidak langsung bersinggungan dengan area kamar tidur sehingga tidak menyebabkan becek. Area transisi dapat pula disimbolkan dengan menempatkan keeset atau floor mat yang menyerap air.