home disclaimer privacy policy sitemap contact

Desain interior kamar tidur anak bayi yang imajinatif

Wednesday, March 23rd, 2016

Interior kamar tidur anak  РDalam sebuah rumah tangga, terdapat empat jenis kamar interior kamar tidur yang harus diperhatikan dari sisi fungsi, kenyamanan, dan karakternya masing masing. Keempat jenis kamar tersebut antara lain kamar tidur utama, kamar tidur anak, kamar tidur tamu, dan kamar tidur pembantu. Terlepas dari kamar-kamar lainya, kamar anak merupakan yang paling kompleks karena akan terbagi kembali menjadi tiga jenis, yaitu:

. kamar tidur bayi;
. kamar tidur anak usia kanak-kanak;
. kamar tidur remaja.

interior kamar tidur anak

Interior Kamar Tidur Anak

Merencanakan kamar tidur anak bayi
Orang tua biasanya selau excited dalam membuat interior kamar tidur anak bayi. Kehadiran anggota baru di keluarga biasanya selalu menimbulkan suka cita dan kegembiraan bagi seluruh anggota keluarga. Kamar untuk anak bayi pun selalu ingin didekorasi dengan baik walaupun sering kali kamar yang digunakan untuk kamar anak bayi ini merupakan salah satu kamar tidur eksisting yang ada di rumah tinggal.

Berikut ini langkah dalam merencanakan interior kamar tidur anak bayi yang baik.
. Buatlah anggaran sesuai kemampuan. Jangan merencanakan kamar anak bayi yang terlalu mewah.jika dana
yang dimiliki terbatas.
. Rencanakan agar kamar bayi ini dapat diubah menjadi kamar tidur anak. Rencanakan sebaik baiknya agar kamar bayi bersifat dinamis dan mudah untuk direnovasi menjadi kamar anak nantinya apabila bayi tersebut sudah beranjak kanak-kanak.Lengkapi kamar tidur bayi dengan berbagai fasilitas area mengganti popok, lemari untuk pakaian, dan keperlualainnya.

Merencanakan  lokasi kamar bayi
Dalam menentukan interior kamar tidur anak Lokasi kamar eksisting yang akan direnovasi untuk kamar bayi harus berdekatan dengan kamar tidur utama sehinga” memudahkan orang tua mengontrol keadaan bayi pada mala. hari. Dengan begitu, kondisi bayi yang sering kali menangis pada malam hari akan mudah dikontrol dan langsung terdengar oleh orang tua. Ciptakan sirkulasi yang baik antara kamar tidur bayi dan kamar tidur utama untuk menghindari adanya risiko kecelakaan pada malam hari ketika orang tua sedang dalam kondisi setengah sadar berjalan dari kamarnya untuk mengecek kondisi bayi.

Memilih furnitur untuk kamar bayi

Dalam mendesain interior kamar tidur anak, Setelah mencatat kebutuhan yang diperlukan, mulailah memilih furnitur yang harus ada di kamar bayi untuk mempermudah kegiatan orang tua mengganti popok memandikan, memberi makan, menidurkan bayi, dan sebagainya.

Berikut beberapa syarat pemilihan furnitur yang cocok untuk kamar bayi.

Furnitur yang dipakai tidak terlalu besar atau terlalu kecil pilih yang pas ukuran maupun modelnya. Furnitur yang digunakan tidak membahayakan. Hindari furnitur yang memiliki sudut tajam, berat, terlalu ringan, dan mudah bergeser untuk menghindari adanya risiko kecelakaan.

Letakkan furnitur di kamar bayi seperlunya, terutama apabila kamar tersebut tidak mendapatkan bukaan. Biarkan sedikit lapang karena furnitur yang berlebihan di dalam kamar berpotensi menyimpan debu, bakteri, dan kuman yang berbahya bagi bayi

Teliiti furnitur sebelum membeli, Periksa spesifikasi yang ada pada label apakah mengandung zat berbahaya atau tidak, licin, mudah terbakar atau tidak, dan sebagainya.