home disclaimer privacy policy sitemap contact

6 Tips desain dapur terbuka yang ramah lingkungan

Sunday, April 17th, 2016

Tips desain dapur terbuka yang ramah lingkungan

dapur nyaman

1.Menciptakan dapur ramah lingkungan dengan desain dapur terbuka
Pada saat proses mendesain rumah, mulailah dengan menerapkan konsep rumah hemat energi. Artinya, lebih banyak memanfaatkan pengudaraan alami dan pencahayaan alami dengan tidak bergantung sepenuhnya pada AC dan lampu, terlebih area dapur yang membutuhkan cahaya alami dan sirkulasi udara berlimpah.

Dengan desain dapur terbuka anda dapat memanfaatkan cahaya matahari secara cermat sebagai sumber listrik, yang diperlukan adalah terangnya, sedangkan panasnya harus dihindari. Rencanakan jendela kaca berkanopi (memiliki sun snoding) di dapur dan ruang lainnya sehingga terpaan langsung cahaya matahari dapat diminimalkan. Bentuk sun shading ada yang vertikal dan ada yang horisontal. Pemanfaatan keduanya harus disesuaikan dengan posisi jendela, apakah menghadap timur-barat atau utara-selatan.

Untuk memanfaatkan pengudaraan alami, perlu diperhatikan arah angin. Agar udara di dalam dapur dapat mengalir maka harus ada lubang ventilasi pada arah tegak lurus datangnya angin. Jika sejajar dengan arah angin maka sedikit sekali kemungkinan angin akan masuk ke ruang dapur.

Selain faktor perencanaan yang menyangkut ruang fisik, dapur juga harus memperhitungkan alur kegiatan yang ramah lingkungan, misalnya mengeset arus air keluar agar tidak banyak yang terbuang. Selain itu, tata letak perlengkapan dapur juga harus diatur agar memudahkan pemilahan jenis sampah sisa bahan makanan yang dimasak. Begitu pula dengan penggunaan peralatan listrik, sebisa mungkin gunakan hanya yang benar-benar diperlukan saja agar konsumsi listrik dapat dihemat.

2.Dapur hemat energi dengan desain dapur terbuka
Jika harus menggunakan sistem pengudaraan buatan (air conditioning) dan penerangan buatan (lampu), sedapat mungkin gunakan yang hemat energi. Pilihlah alat-alat elektronik pelengkap dapur yang hemat energi dan secara berkala dibersihkan serta dirawat dengan cermat. Selanjutnya, biasakan membuat catatan praktis sebagai pengingat penggunaan alat-alat elektronik. Misalnya, temperatur AC dipasang pada suhu ruangan, yaitu 25-26 oC, matikan lampu yang tidak perlu, matikan peralatan elektronik yang jarang digunakan, dan jangan menggunakan mode standby.

Tips desain dapur terbuka yang ramah lingkungan

dapur terbuka

3.Menciptakan dapur alami dan sejuk dengan desain dapur terbuka
Rancanglah desain rumah dengan dapur asri. Manfaatkan sisa lahan di belakang dapur dengan ditanami beberapa tanaman pohon atau pot-pot bunga yang relatif mudah dipelihara dan tidak mengundang hama masuk ke dapur. Buatlah beberapa jendela yang dapat membuat mata bebas memandang dan memberi kesejukan pada tubuh. Keberadaan jendela dengan penempatan yang tepat dapat menjamin aliran udara alami sehingga udara di dalam ruang dapur selalu segar. Selain itu, dengan adanya bukaan yang cukup, ruang dapurjuga memperoleh cahaya alami sehingga penggunaan lampu dapat dikurangi.

4.Merencanakan penghawaan alami dapur
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan penghawaan dapur yang alami, yaitu sebagai berikut:
a. Perhatikan luas dapur dengan faktor pencahayaannya, yaitu kebutuhan penerangan pada suatu ruang yang dibuat,terutama untuk pemanfaatan penerangan dari cahaya alami.
b. Perhatikan pula apakah dapur yang dibuat lebih rentan kelembapannya, misalnya berapa banyak uap air pada udara
dalam ruangan.
c. Rencanakan posisi mana saja yang dapat dijadikan alternatif, luas bukaan, terutama pada ruangan yang memungkinkan adanya pergantian udara dan masuknya cahaya. Bukaan dapat berupa pintu, jendela, jalusi, lubang angin, dan Iubang-lubang lain yang mungkin ada pada suatu ruangan.
d. Dalam perencanaan bangunan, dihindari suatu ruang yang gelap dan pengap sehingga perlu adanya suatu penghawaan alami. Untuk itu, perlu adanya penyelesaian dalam perencanaan yang baik dan sesuai dengan yang dibutuhkan. Semaksimal mungkin gunakan sumber daya yang ada dari alam yang memang telah tersedia untuk kebutuhan manusia.

5.Alternatif bukaan di dapur
Selain bukaan ke arah luar, bukaan ke arah ruang di sebelah dapur dapat dibuat untuk membantu pencahayaan dan penghawaan dapur’ Lubangi dinding pembatas, kemudian tempatkan toples atau pernak-pernik dapur lainnya agar terlihat manis.

6.Merencanakan ventilasi udara dapur ideal
Ventilasi udara di bagian bawah dan di bagian atas dinding akan menggerakkan aliran udara. Ventilasi udara dapat dibuat berupa lubang kecil (kira-kira 30 cm x 15 cm) yang ditutupi oleh kawat ram untuk menahan hewan atau serangga’ Selain dengan membuat cukup jendela di dapur, sebuah lubang di antara dinding dan plafon rumah pun dapat mengalirkan asap untuk keluar. Tutupi lubang itu dengan kawat ram agar dapat menahan masuknya nyamuk. Untuk mengalirkan asap dan uap panas agar cepa: keluar dari ruangan, dapat ditambahkan cookerhooo. Cookerhood yang berfungsi dengan baik dapat menjamin kesegaran udara di dalam ruang dapur,