home disclaimer privacy policy sitemap contact

Tips design kamar tidur remaja yang nyaman dan bagus

Sunday, April 3rd, 2016

Design kamar tidur remaja yang nyaman dan bagus

design kamar remaja

1.Merencanakan design kamar tidur remaja

Rentang usia remaja menurut Hurlock (1980), diklasifikasikan sebagai berikut:
a. Remaja: 13 tahun – 18 tahun
b. Dewasa awal: 18 tahun – 40 tahun
c. Dewasa madya: 40 tahun – 60 tahun

Oleh karena itu, design kamar tidur remaja tidak bisa disamakan dengan mendesain kamar tidur utama karena memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang dewasa.

Berikut tips design kamar tidur remaja:

  • Rencanakan biaya. Merenovasi kamar tidur untuk remaja biasanya membutuhkan biaya yang lebih besar, karena perubahan dari kamar anak menjadi kamar remaja bisa dibilang cukup drastis.
  • Perhatikan kegiatan apa saja yang akan dilakukan di kamar tidur. Kegiatan ini meliputi belajar hingga hobi yang sering dilakukan.
  • Bebaskan remaia untuk memilih apa yang baik untuk dirinya. Bagi mereka memilih tema untuk kamar tidur pribadi sama seperti memilih karakteristik yang ingin mereka tunjukkan, dan sebagainya.
  • Sesuaikan material dengan tema penataan interior.

2.Menentukan furniture kamar tidur remaja

Tidak seperti kamar tidur bayi atau anak-anak, kebutuhan untuk remaja akan berbeda satu sama lainnya. Setiap individu pasti akan memiliki hobi dan kebiasaaan yang berbeda. Oleh karena itu, tanyakan langsung pada remaja apa saja yang mereka perlukan.

Kenalilah apa saja kebutuhan pribadinya untuk dapat menentukan dimensi furnitur, jenis, dan fungsi furnitur yang akan dipakai. Misalnya, seorang remaja laki-laki yang menyukai game akan membutuhkan nakas khusus untuk menyimpan koleksi video game nya, seorang remaja perempuan mulai membutuhkan meja rias, dan remaja laki-laki yang menyukai musik akan membutuhkan lemari rak khusus untuk menyimpan koleksi CD-nya.

design kamar tidur remaja

3.Menentukan warna kamar tidur remaja
Pada usianya, remaja mulai memiliki karakternya masing masing. Remaja laki-laki yang menyukai olahraga atau musik pasti akan berbeda dalam menentukan warna dan dekorasi ruang yang mereka inginkan. Begitu pula dengan remaja perempuan, pada usia ini sudah mulai terbentuk sifat dan karakter khas per individu, apakah dia sangat girly dan feminin, casual, atau bahkan tomboi.

Remaja perempuan yang cenderung girly akan memilih warna-warna lembut, seperti pink atau ungu. Remaja perempuan yang tombol akan lebih memilih warna warna cold, sedangkan remaja perempuan yang kasual akan lebih netral dalam memilih warna.

4.Merencanakan proporsi furniture kamar tidur remaja
Perhatikan proporsi furnitur. Bila kamar tidur berukuran kecil maka hindari memasukan furnitur berdimensi besar karena akan membuat ruangan menjadi sesak. Untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan pemilik, ruang yang kecil dapat disiasati dengan pemakaian furnitur built-in.

5.Desain kamar tidur remaja
Usia remaja biasanya dalam fase pencarian jati diri dan mulai ingin dikenali sebagai individual yang berkarakter. lnilah poroses bahwa individu membentuk pola perilaku dan niai nilai baru. Perkembangan yang pesat dari segi fisik dan psikologis ini tentu berpengaruh juga pada ruang yang paling privat bagi mereka, yaitu kamar tidur. Untuk itu, desain kamar tidur remaja sesuai dengan karakternya.

Usia kamar tidur remaja berkisar 5-7 tahun meskipun pada kenyataannya di Indonesia banyak orang yang menggunakan penataan ruang yang sama dari mulai remaja hingga dewasa.