home disclaimer privacy policy sitemap contact

Tips desain kamar tidur anak dengan permainan warna yang menarik

Saturday, April 2nd, 2016

Ide pada kamar tidur anak dengan

  • plafon kamar tidur anak perempuan
  • wallpaper warna pink pastel
  • kamar perempuan grafiti
  • permainan warna kuning pink biru kamar tidur
  • plafon untuk kamar perempuan warna ungu

 Tips desain kamar tidur anak

desain kamar anak

1.Harmonisasi kamar tidur anak

Dalam mendesain kamar tidur anak, pemilihan warna pada kamar tidur anak dapat lebih bebas untuk dikreasikan. Warna-warna pastel, putih, ataupun warna warna primer bisa menjadi pilihan, asalkan diaplikasikan dengan baik di dinding, ceiling, lantai, dan upholstery hingga tercipta suasana yang harmonis satu sama lain. Berikut tips pemilihan warna untuk kamar tidur anak:

  • Pilihan warna untuk kamar tidur anak perempuan: ungu, putih, pink, salem, merah, kuning, dan oranye.
  • Pilihan warna untuk kamar tidur anak laki laki: biru, kuning, oranye, dan hijau.

2.Efisiensi ruang kamar tidur anak

Kebutuhan ruang pada kamar tidur anak tentu lebih banyak dari pada kebutuhan ruang pada kamar bayi. Anak usia sekolah sedang berada dalam fase tumbuh kembang yang pesat dari sisi psikologis akan memiliki banyak rasa penasaran terhadadap segala sesuatu, tertarik dengan sesuatu yang cerah dan berbentuk dan sebagainya.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam desain kamar tidur anak yang efisien adalah sebagai berikut.

  • Perhatikan ukuran dan dimensi furnitur yang akan digunakan.
  • Pilih furnitur dengan dimensi yang proporsional khusus untuk ergonomis tubuh seorang anak.
  • Pilih furnitur yang sesuai dengan kebutuhan desain kamar tidur anak. Kotak mainan, lemari pakaian, dan tempat tidur sebaiknya didesain
    kompak, fungsional, dan minimalis sehingga dihasilkan penataan kamar tidur yang efisien.

3.Memilih furnitur untuk desain kamar tidur anak

Memilih furnitur untuk desain kamar tidur anak dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan. Orang tua dapat melibatkan anak dan memilih furnitur untuk kamar tidur mereka.

Sebelum merencanakan kamar tidur anak, terlebih dulu perlu ditentukan tema kamar tidur. Penentuan tema dapat lebih “bermain” dan lepas dari konsep konvensional perancangan interior secara keseluruhan. Pemilihan warna, elemen estetik, bentuk furnitur, dan home linen dapat lebih fleksibel.

Pemilihan beberapa aspek tersebut harus sesuai agar dapat berpengaruh positif bagi psikologis anak dan dapat membangun kreativitasnya agar tumbuh menjadi sosok yang dinamis.

desain kamar tidur anak

Untuk anak perempuan, tema karakter Winnie the Pooh dapat menjadi pilihan. Sementara untuk anak laki-laki, tema formula 1 untuk penataan kamar tidur dapat merangsang kreativitas dan membuat seakan-akan dunia fantasinya menjadi Beberapa hal yang harus dihindarkan dalam merencanakan perancangan interior untuk kamar tidur anak adalah sebagai berikut:

  • Hindarkan membuat kamar tidur anak yang terlampau luas

Kamar anak yang terlau besar memiliki risiko risiko tertentu seperti sulit dibersihkan, memberikan efek psikologis yang buruk, terutama untuk anak usla seko ah karena mereka akan merasa “tenggelam” di kamar tidur sendiri. Juga berbahaya untuk anak usia balita karena riskan terjadi kecelakaan.

  • Kamar tidur anak yang terlalu kecil pun tidak baikuntuk tumbuh kembangnya.

Kreativitas anak akan sulit berkembang karena mereka akan merasa seperti terbatas oleh ruang. Kesan sumpek dan kurangnya udara mengalir
akan berpengaruh terhadap pertumbuhannya. Oleh karena itu, pilihlah luas ruangan yang dirasa pas.

  • Hindarkan memilih warna-warna yang cenderung gelap.

Hindari penggunaan warna gelap pada elemen interiornya karena akan menambah efek depresif anak

  • Hindarkan menggunakan model furnitur yang bersudut tajam.

Apabi a sudah telanjur membeli furnitur bersudut cukup tajam, ada guard khusus yang berbahan plastik atau karet.

  • Hindarkan membuat stopkontak yang mudah dijangkau oleh anak.

Untuk mengakalinya, tentukar posisi stopkontak yang tidak terjangkau anak, misalnya sembunyikan di balik furnitur atau tutup dengan alat proteksi khusus berbentuk karet.