home disclaimer privacy policy sitemap contact

Tips design instalasi listrik rumah bagian dapur

Sunday, March 27th, 2016

Design instalasi listrik rumah bagian dapur

perlengkapan dapur

1.Jaringan listrik yang aman
Dalam mendesign instalasi listrik rumah di dapur yang terpenting adalah aman, ikuti langkah-langkah berikut.
a. Pasanglah pengaman listrik pada tempat-tempat yang tidak mudah dijangkau anak-anak. Apabila di dapur terdapat pengaman Iistrik, baik sekering ataupun elektris termis (MCB), pindahkan pada tempat yang lebih aman.

b. Pastikan perletakan listrik dan kabel bebas dari suhu panas yang ditimbulkan dari berbagai barang elektronik di dapur serta cipratan air yang memudahkan terjadinya hubungan arus pendek.

c. Pasanglah stopkontak pada tempat yang relatif aman dari anak-anak, minimal 100 cm dari permukaan lantai dan gunakan penutup stop kontak.

d. lnstalasi listrik sebaiknya dibuat grup atau kelompok. Tujuannya untuk keamanan apabila terjadi hubungan pendek, jaringan iistrik di dapur termasuk hal penting yang harus diperhatikan, baik dari segi penggunaannya maupun perletakannya. Pasanglah listrik pada area sudut atau area lain yang memang tidak membahayakan penghuni rumah

2.Merencanakan instalasi listrik
Dalam merencanakan design instalasi listrik rumah, Rencakan dengan baik instalasi listrik di rumah, khususnya didapur dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

a. Instalasi listrik sebaiknya dipasang sebelum dinding diplester. Segitu dinding bata terbentuk, instalasi listrik dapat langsung dipasang.

b.Gunakan pipa paralon agar memudahkan bila diperlukan penggantian kabel. Hindari sambungan kabel di dalam pipa. Namun bila ada sambungan, usahakan di atas plafon. Gunakan konektor berkualitas dan bungkus dengan selotip listrik sehingga sambungan aman dari air dan serangga.

c.Buat titik ground. Minta kepada Biro Teknik Listrik (BTL) yang memasang instalasi untuk menyediakan titik ground agar bila terjadi korsleting atau spanningr, kelebihan arus dapat disalurkan ke bumi. Ground biasanya berupa batang besi (ferit) yang ditanam sedalam tiga meter ke dalam tanah, kemudian disambung kabel tembaga.

d.Tentukan titik-titik instalasi listrik. Titik-titik instalasi listrik yang sudah ada dan masih dapat dipakai jangan dibuang karena instalasi tersebut masih dapat diteruskan. Instalasi yang baru letaknya di atas konstruksi rangka atap atau ditanam di dinding. Jalur-jalur instalasinya harus dibuat sesuai dengan kebutuhan listrik dalam rumah.