home disclaimer privacy policy sitemap contact

Desain-desain kitchen set dapur dan cara memilihnya

Monday, March 21st, 2016

Desain-desain kitchen set dapur dan cara memilihnya – Perhatikan dengan saksama rak kabinet yang akan direnovasi. Pastikan bagian mana yang rusak dan apa saja yang harus diganti dengan segera untuk menghindari kerusakan yang lebih parah. Ingat, renovasi rak kabinet dapur sebaiknya tidak gegabah. Pertimbangkan model rak kabinet, ukuran, dan ketersediaan pintu dan lubang ventilasi. Jangan ragu bertanya kepada desainer interior.

kitchen set

Saat merenovasi, Anda dapat membuat lubang ventilasi yang ditempatkan pada bagian belakang atau samping rak kabinet. Bentuk lubang dapat berupa lingkaran atau kotak. Pilihan dapat sesuai selera dan posisi rak dapur. Sebaiknya tutupi lubang tersebut dengan kawat kasa agar tidak menjadi pintu masuk bagi binatang pengerat atau serangga pengganggu, sementara itu, jika rak kabinet terbuka (tanpa pintu) akan mudah dihinggapi debu, kotoran, dan minyak. Karena itu, bersihkan rak secara berkala minimal seminggu sekali.Jika hal ini diabaikan, rak akan kotor dan tidak sehat.

Jangan lupa, pilihlah material kabinet kayu yang harus disesuaikan dengan desain keseluruhan kitchen set, lalu perhatikan bagaimana sifat material dasarnya. Biasanya, material kayu menjadi alternatif material yang paling banyak diminati karena mudah diolah dan diberi finishing serta dapat disesuaikan dengan anggaran biaya yang tersedia. Pilih jenis kayu yang sama dengan yang sudah ada agar tidak terjadi perbedaan tekstur kayu. Jika budget yang ada terbatas, kayu cukup ditempel dengan veneer, takon, formika, atau decosheet.

Memilih material rak kabinet

Material desain kitchen set rak sangat bergantung pada fungsinya Pada rak khusus, seperti rak penyimpanan piring, sendok, perabot, serta sembako, sebaiknya dipilih yang berkualitas bagus untuk menjamin keamanan
barang – barang tersebut.

Material yang berkualitas sehat dan aman memiliki lapisan luar yang tidak mudah terkelupas, tidak cepat berkarat atau luntur, dan tidak mudah tergores. Biasanya, material ini berbahan stainless steel,
alumunium atau logam murni.

Jika materialnya kayu, pastikan bahwa rak tersebut tidak mudah lembap demi mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. Jika rak terbuat dari plastik, pastikan plastik itu memenuhi standar kesehatan, terutama tidak mengandung bau dan racun.

Dalam mendesain kitchen set sebuah counter top atau top table, upayakan memilih bahan yang tahan gores,tahan panas,tahan minyak,tahan uap, dan tahan air. Upayakan pula agar perawatannya mudah serta
dapat dibersihkan bila terkena noda.

Permukaan meja dapat menggunakan bahan vinil, granit, atau marmer. Dapur juga dapat dilengkapi meja untuk menikmati sarapan (breakfast table). Counter top yang dirancang dengan bentuk island
table dapat menjadi tempat makan utama. Ukuran 150 cm x 90 cm x 90 cm cukup untuk menampung beragam kegiatan persiapan memasak di dapur. Sementara itu, bagian bawah island table dapat
digunakan untuk menyimpan makanan dan lauk-pauk yang siap saji. Sedangkan peralatan dapur seperti oven untuk menghangatkan makanan atau membuat sarapan dapat ditempatkan secara built-in pada lemari kabinet.